Sabtu, 21 Januari 2017

Basmalah

23.24 Posted by Muchamad Eka Djuniar Arifien (Adem) , No comments



Mulailah segala aktivitas kita dengan mengucapkan basmalah, yakni Bi Ism Allah Al-Rahman Al Rahim. Ucapkan basmalah, dengan menghayati maknanya. Sehingga tidak hanya mendapat berkah buat sendiri, tetapi juga mendatangkan kemashlahatan bagi sesama dan lingkungan karena lahirnya sikap positif dan karya yang bermanfaat. Kenapa demikian?


Kata bi yang diterjemahkan “dengan”, oleh para ulama dikaitkan dengan kata “memulai”, sehingga pengucap basmalah pada hakekatnya berkata: “Dengan (atau demi) Allah saya memulai (pekerjaan ini)”. Apabila kita menjadikan pekerjaan kita atas nama dan demi Allah, maka pekerjaan tersebut pasti bukan yang akan mengakibatkan kerugian pihak lain. Karena ketika itu, kita telah membebaskan diri dalam pekerjaan kita dari godaan nafsu dan ambisi pribadi. Kata bi juga dikaitkan dengan “kekuasaan dan pertolongan”, sehingga si pengucap basmalah menyadari bahwa pekerjaan yang dilakukannya terlaksana atas kodrat (kekuasaan) Allah. Layaknya memohon bantuan Allah agar pekerjaannya dapat diselesaikan dengan baik dan sempurna. Dengan penghayatan ini, di dalam jiwa si pengucap tertanam rasa kelemahan di hadapan Allah SWT. Namun, pada saat yang sama, tertanam pula kekuatan, rasa percaya diri, dan optimisme karena ia merasa memperoleh bantuan dan kekuatan dari Allah, sumber segala kekuatan.

Jika sifat-sifat Allah berbekas pada pekerjaan kita, maka pastilah pekerjaan itu akan sempurna, indah, baik, dan benar. Allah, yang dimohonkan bantuan-Nya itu, memiliki sifat-sifat yang Mahasempurna. Ada dua sifat kesempurnaan yang ditekankan, yaitu Al-Rahman dan Al-RahimAl-Rahman adalah curahan rahmat-Nya yang secara aktual diberikan di dunia ini kepada alam raya, termasuk manusia (mukmin maupun karfir). Sedangkan Al-Rahim adalah curahan rahmat-Nya kepada mereka yang beriman yang akan diberikan kelak di akhirat. Kedua sifat tersebut yang ditanamkan dan yang diusahakan untuk memenuhi jiwa setiap pengucap basmalah agar seluruh sikap dan perbuatannya diwarnai oleh curahan rahmat dan kasih sayang. Bukan hanya ditanamkan pada sesama mukmin atau sesama manusia, tetapi pada segala yang berada di lingkungan hidupnya.

Ucapkanlah basmalah pada saat kita memakai pakaian, berjalan, beraktivitas keseharian lainnya, sampai saat kita mau berbaring. Ucapkanlah basmalah pada saat kita memulai pelajaran, memulai belajar, memulai menyelesaikan soal-soal ulangan, ucapkan basmalah dengan penuh penghayatan, agar kasih sayang tercurah kepada kita, dan kita pun mampu mencurahkannya kepada yang lain.

Saya ucapkan:

بِسْمِ اللهِ الرَّحْمن الرحيم

saya mulai mengisi blog ini.